Begini Cara Kerja Septic Tank Biotech, Mari Gunakan Sistem Ini!

2 min read

septic tank

Septic tank merupakan hal yang wajib ada dan perlu dipikirkan pada saat pembangunan rumah. Rumah yang tidak punya septic tank akan membawa dampak bagi penghuninya. Saat ini pembuatan septic tank terbilang mudah semenjak adanya septic tank biotech. Bagi yang belum tahu, simak penjelasan cara kerja septic tank biotech berikut ini:

 

Yuk, Pahami Komponen Septic Tank Biotech Lebih Dulu!

Informasi seputar septic tank Biotech ini bisa didapatkan melalui link https://www.biotechno.co.id/septic-tank-bio/. Jadi apabila ada informasi yang masih belum jelas, bisa membaca berbagai ulasan seputar septic tank. Sebelum membahas cara kerjanya, pembaca harus mengetahui terlebih dahulu komponen-komponen yang terdapat di septic tank Biotech.

Komponen yang ada di septic tank biotech ini, setidaknya ada empat bagian. Bagian pertama mengenai filter awal, bagian kedua yaitu filter air, bagian ketiga yaitu filter pengurai bakteri, dan keempat adalah sumur resapan. Jadi pada saat pembuatan septic tank biotech, ada baiknya menyiapkan keempat komponen ini.

septic tank

Begini Cara Kerja Septic Tank Biotech, Sudah Tahu?

Septic tank biotech tentu saja berbeda dengan septic tank konvensional. Karena sudah menggunakan bahan material lebih modern dan tentu saja lebih ramah lingkungan. Cara kerjanya juga lebih praktis. Berikut ini proses cara kerjanya:

1. Filter Awal

Selanjutnya mulai masuk pada pembahasan cara kerja septic tank Biotech. Pada saat kotoran manusia masuk ke kloset maka kotoran tersebut akan masuk ke bagian filter awal ini. Filter ini nantinya berperan untuk memisahkan antara air dengan tinja. Jadi tinja akan masuk ke bagian sumur sedangkan airnya akan dialirkan melalui pipa.

Tinja yang masuk akan dibuang menuju septic tank. Ada beberapa jenis septic tank yang bisa dipilih seperti septic tank beton, fiberglass, plastik, besi, dan juga sederhana. Pastikan septic tank tidak ada kebocoran agar tinja tersebut bisa terkumpul dengan baik dan tidak masuk ke tanah. Karena tinja yang masuk ke tanah bisa membuat air tanah menjadi tercemar.

2. Filter Air

Air bekas menyiram tinja di kloset akan tersaring melalui filter awal, sehingga tinja dan air akan terpisah. Namun tetap saja air tersebut sudah tercemar, maka dari itu perlu adanya upaya agar air tersebut tidak terlalu tercemar. Hal ini penting karena air tersebut akan dialirkan ke saluran got melalui bak kontrol. Air got ini nantinya akan dialirkan menuju sungai terdekat.

Agar airnya tidak terlalu tercemar, ada sistem khusus yang menggunakan bioball. Dinamakan bioball karena sistem ini menggunakan bola-bola kecil dengan bahan material khusus dan komponen lainnya. Bola-bola ini nantinya yang akan berfungsi untuk menyaring kotoran dari air kloset. Sehingga pada saat dikeluarkan ke pipa pembuangan air, airnya bisa lebih jernih.

3. Filter Pengurai Bakteri

Tinja yang sudah masuk ke septic tank, ada masanya akan penuh. Hal ini akhirnya membuat penghuni rumah harus menyewa jasa sedot tinja untuk menyelesaikannya. Sebenarnya hal ini bisa dicegah dengan menggunakan bakteri pengurai. Bakteri pengurai ini bisa membuat tinja yang padat menjadi lebih cair dan membuat septic tank tidak cepat penuh.

Bakteri pengurai ini harus dimasukkan secara rutin dan juga perlu disiapkan media agar bakteri bisa tumbuh dan berkembang biak. Agar bisa tumbuh dan berkembang biak bakterinya, maka perlu menyiapkan media seperti batu bata dan juga saluran oksigen yang cukup melalui proses aerasi.

Setelah itu, baru bakteri bisa dimasukkan ke septic tank. Satu tablet bakteri pengurai bisa digunakan untuk 500 liter air. Jadi tinggal sesuaikan saja dengan volume air yang bisa tertampung oleh septic tanknya.

4. Sumur Resapan Sebagai Pengolahan Limbah

Agar limbah air itu tidak masuk ke tanah, perlu adanya sumur resapan. Sumur ini nantinya akan berperan untuk menampung air sementara sebelum dibuang ke got. Resapan ini diperlukan untuk mencegah pencemaran air.

 

Demikian penjelasan mengenai cara kerja septic tank biotech. Sistem ini terbilang modern dan jauh lebih baik daripada sistem konvensional. Dengan sistem ini pencemaran air tanah bisa dicegah. Sehingga apabila penghuni rumah menggunakan air sumur, maka air tersebut tidak tercampur dengan limbah dari septic tank.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://renaultcapturcar.blogspot.com/ https://renaultcliocar.blogspot.com/ https://renaultkwidspecs.blogspot.com/ https://renaultmeganecar.blogspot.com/ https://renaultzoecar.blogspot.com/