Siapa yang Tidak Boleh Mengkonsumsi Furosemide?

1 min read

Furosemide adalah obat yang digunakan untuk mengobati retensi cairan, tekanan darah tinggi dan pembengkakan pada orang yang mengalami gagal jantung kongestif, sirosis atau penyakit ginjal. Obat ini juga dapat diberikan kepada orang yang mengalami jenis retensi cairan lain seperti sindrom nefrotik atau sebagai perawatan pra-bedah untuk mencegah kelebihan cairan terakumulasi di sekitar paru-paru. Efek ini akan membantu mengurangi komplikasi yang terkait dengan kondisi ini dan meningkatkan kualitas hidup mereka yang hidup dengan kondisi tersebut.

Furosemide adalah obat efektif yang tidak boleh dikonsumsi oleh siapa saja yang memiliki masalah hati yang parah atau gangguan pernapasan tertentu karena dapat menyebabkan efek samping yang serius seperti sesak napas, detak jantung yang cepat dan kebingungan. Seharusnya tidak digunakan selama kehamilan karena dapat menyebabkan kerusakan serius pada bayi yang belum lahir. Obat ini juga dapat mengganggu pengobatan dan perawatan lain seperti obat diuretik, insulin, dan diuretik hemat non-kalium. Ini juga dapat meningkatkan kadar lithium dalam tubuh, yang dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius.

Untuk Anda yang memiliki hipersensitivitas terhadap Furosemide agar tidak menggunakannya, untuk menghindari reaksi alergi. Furosemide juga dapat berinteraksi dengan jenis obat lain, yang dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Furosemide tidak boleh dikonsumsi oleh siapa saja yang memiliki riwayat masalah pernapasan seperti asma atau PPOK, kejang, kadar kalium atau magnesium dalam darah rendah, sakit maag dan serangan jantung baru-baru ini. Obat ini juga dapat mengganggu jenis obat lain seperti obat diuretik, insulin atau diuretik hemat kalium. Furosemide harus digunakan dengan hati-hati oleh pasien yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, serangan jantung atau stroke. Obat ini juga dapat berinteraksi dengan lithium dan meningkatkan levelnya dalam tubuh.

Siapa pun yang menggunakan Furosemide harus menghindari kepanasan dan dehidrasi karena dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Ini harus digunakan dengan hati-hati oleh siapa saja yang memiliki masalah asam urat, serta orang-orang yang mengalami mati rasa di tangan dan kaki mereka atau sensasi kesemutan.

Orang menderita diabetes harus memantau kadar gula darah mereka lebih dahulu saat menggunakan Furosemide karena dapat menyebabkan kadar gula dalam darah mereka turun terlalu rendah. Furosemide adalah obat resep dan harus digunakan hanya seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Siapa pun yang mengalami efek samping serius dari obat ini termasuk nyeri dada, pembengkakan, rasa haus yang berlebihan atau buang air kecil atau penglihatan kabur harus mencari perhatian medis segera.

Furosemide bisa Anda dapatkan baik di apotek online maupun offline. Harga Furosemide Kimia Farma di pasaran berbeda-beda setiap daerah, tergantung di daerah mana tempat Anda membelinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *